Jika pada postingan sebelumnya saya membahas mengenai
peran penting dari Teknologi Informasi bagi bisnis UMKM, maka pada kesempatan
kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai bagaimana peran sarjana Teknik
Industri khususnya mahasiswa Teknik Industri Universitas Machung dalam
pengembangan UMKM Indonesia. Namun, Sebelum melangkah ke penjelasan tersebut
saya akan berbagi pengalaman mengenai almamater saya yaitu Universitas Ma Chung
dan juga pengalaman saya sebagai mahasiswa di sana. So, here we go..
UNIVERSITAS MA CHUNG
![]() |
| Logo Universitas Ma Chung |
Mengenai info dan penjelasan dapat langsung klik link ini. Saya sangat bangga menjadi bagian dari keluarga Universitas Machung.
Mengapa demikian?? Dulu pada awalnya saya hanya menganggap ini hanyalah sebuah
Universitas baru yang tujuannya untuk mendapatkan sebuah keuntungan dari
masyarakat karena lokasinya yang dekat dengan beberapa sekolah swasta. Namun, setelah saya mengenal bagaimana sejarah Universitas Ma Chung, saya menyadari bahwa saya telah memilih Universitas yang tepat dalam
saya melanjutkan studi sarjana saya. Dimana di Universitas Machung terdapat
pendidikan character building yang saya yakin berbeda dengan
universitas lainnya. Mengapa demikian? Karena saya disini diajarkan bagaimana
menyikapi bagaimana menanggapi masalah dari berbagai perspektif baik mengenai
Agama, Sejarah, Budaya, Politik, dsb. Namun bukan berarti yang kita kerjakan
setiap hari adalah hal-hal yang berbau non-akademis. Namun apalah artinya kita
menguasai kemampuan kita di bidang akademik jika kita tiak mampu membagikan
pada masyarakat sekitar. apalah artinya jika kita memiliki berbagai talenta
yang Tuhan titipkan jika kita tidak mampu bersosialisasi. Apalah artinya
kemampuan kita jika kita tidak mengerti akan keadaan yang terjadi di negara
kita sendiri.
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIV. MA CHUNG
![]() |
| Logo Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Ma Chung |
Lalu selanjutnya saya akan berbagi pengalaman mengenai
Program Studi Teknik Industri yang saat ini sedang saya jalani di Universitas
Ma Chung. Untuk infonya bisa klik link ini.
Awalnya saya tidak pernah menginginkan untuk masuk program studi ini. Saya masih
belum mengerti apa yang akan saya pelajari. Namun karena keadaan yang
mengharuskan seperti ini maka akhirnya saya mengambil jurusan ini. Namun
setelah hampir 7 semester saya menjalankan studi saya mengerti bahwa lulusan
teknik industri dibutuhkan dimana saja. Baik bagian engineer, perbankan maupun
manajemen suatu pabrik/perusahaan karena di Teknik Industri kita akan diberikan
bermacam-macam jenis mata kuliah yang tidak hanya berbicara mengenai teknik.
Namun seperti psikologi industri, akuntansi biaya, matematika teknik, manajemen
proyek, manajemen strategi, dll. Bisa dibilang ini adalah jurusan gado-gado.
Memang tidak secara mendalam kita mempelajarinya akan tetapi menurut saya yang
menjadi inti dari Teknik Industri adalah PPIC (Production Planning and Inventory
Control) atau nama lainnya Perencanaan dan Pengendalian Produksi.
Baiklah sekian perkenalan Almamater saya. Dan sekarang mari kita lanjutkan pembicaraan utama kita yaitu mengenai peran sarjana Teknik Industri Universitas Machung dalam perkembangan UMKM di Indonesia.
ANALISIS SOSIAL ITU MATA KULIAH KAMI
Analisis sosial adalah salah satu materi utama yang ada di dalam pendidikan character building di Universitas Machung dan ini sifatnya wajib. Untuk menemukan masalah pada suatu bisnis UMKM bai itu nantinya merupakan peningkatan mutu dan kualitas maupun perubahan cara yang digunakan pasti memerlukan analisis sosial untuk mengetahui gambaran yang terjadi pada lingkungan sekitar bisnis UMKM yang mungkin sudah berdiri cukup lama. Menurut Holland Henriot definisi dari analisis sosial adalah "usaha memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang sebuah situasi sosial dengan menggali hubungan-hubungan sejarah dan strukturalnya". Dalam mata kuliah ini mahasiswa diwajibkan membentuk kelompok lalu memilih beberapa tempat yang sudah ditentukan oleh dosen pengampu untuk dilakukan analisis sosial. Tempat yang kami kunjungi rata-rata merupakan tempat bisnis UMKM. Disana kami melakukan kegiatan sosialisasi dengan tujuan kedatangan kami sambil melakukan analisis sosial. Setelah kami mengetahui masalah yang terjadi kami mencari bagaimana solusinya. Setelah kami menemukannya kami koordinasikan dengan pemilik UMKM sambil kami menuangkan ide kami ke dalam proposal PKM - M (Pengabdian Masyarakat) yang jika disetujui proposal kami akan didanai okeh Dikti.
PROGRAM KERJA I-SOS (INDUSTRIAL SOCIAL)
Selain itu, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri mengadakan program kerja yang bersifat sosial dimana peserta program kerja ini melakukan kegiatan Live In pada desa tertentu dimana ikut berkegiatan dengan warga setempat. Waktu itu saya bersama dengan teman-teman Teknik Industri melakukan Live In pada desa kucur yang terletak di Kecamatan Dau,Kota Malang. Kami melakukan kunjungan pada bisnis UMKM permen lollipop. Dan ada beberapa lagi kelompok yang berkunjung pada UMKM pembuatan masker, UMKM pembuatan jamu, UMKM pembuatan kue carangmas. Langkah awal yang kami lakukan masih dengan cara yang sama yaitu analisis sosial yang mencakup bagaimana proses produksi, kendala apa yang dialami dan cara apa yang selama ini sudah dilakukan untuk mengatasi kendala yang terjadi. Dengan adanya informasi tadi kita dapat mengerti solusi apa yang akan diberikan kepada pelaku bisnis UMKM tersebut.


